Selasa, 19 November 2013

PERBANDINGAN WEB ANTARA ORGANISASI PUBLIK DENGAN ORAGANISASI SWASTA


PERBANDINGAN WEB ANTARA ORGANISASI PUBLIK DENGAN ORAGANISASI SWASTA




ARIF RAHMAN
1101585

DOSEN PENGAJAR




ILMU ADMINISTRASI NEGARA
FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
                                                                         2013


PERBEDAAN WEBSITE ORGANISASI PUBLIK DENGAN ORGANISASI SWASTA
Setiap orang selalu memerlukan beragam barang dan jasa baik yang disediakan oleh pemerintah maupun swasta. Produk barang atau jasa yang disediakan pemerintah (public goods) diantaranya adalah pelayanan atas keamanan, pelayanan identitas diri seperti KTP,SIM maupun akta tanah, pelayanan listrik, pelayanan pendidikan maupun kesehatan. Meskipun untuk yang dua hal terakhir (pelayanan pendidikan dan kesehatan), pihak swasta juga menyediakannya. Masyarakat berhak memilihnya, sebab penyediaan layanan pendidikan maupun kesehatan tergolong pada substitute public goods (penyediaan pelayanan atas barang dan/atau jasa yang dilakukan lembaga pemerintah dan juga lembaga swasta). 
Yang menjadi perbedaan mendasar antara pelayanan yang disediakan oleh negara (institusi pelayanan publik) dan swasta adalah dari sudut peran. Bahwa negara wajib mengelola sumber daya yang dimiliki dan mengalokasikan (dalam bentuk pelayanan publik dan subsidi) kepada rakyat demi kesejahteraannya. Oleh karena itulah, institusi pelayanan publik bertanggungjawab kepada otoritas politik dan hukum. Disamping itu pelayanan oleh pemerintah tidak bersifat mencari laba (non-profit oriented). Hal ini dikarenakan sumber pendanaan institusi publik berasal dari dana publik, yang berasal dari retribusi dan pajak. Artinya penyediaan layanan tidak boleh memperhitungkan seberapa besar profit atau keuntungan yang diperoleh.
Sehingga, pelayanan publik akan bersifat ekonomis artinya biaya yang dibebankan harus terjangkau oleh masyarakat, bahkan gratis. Namun hingga saat ini, pelayanan publik atas hak-hak dasar masyarakat seringkali membuat kita kecewa bahkan frustasi sebab selalu dibayang-bayangi dengan realitas yang berbelit-belit, mahal, mutu/kualitas rendah masih ditambah dengan banyaknya calo sehingga melahirkan banyak pungli disana-sini.
A.    Website pada Organisasi Publik
Contoh :
a.      Pada Aspek : http://www.komisihukum.go.id
Warna : Website ini memilki warna dominan biru,ada warna merah pada bagian atas tampilan.
Konten : Isi pada website ini ada halaman Utama, Galeri Kegiatan, Suara Pembaca, Link-link resmi pemerintah lainnya, dan berita-berita seputar Hukum.
Gambar : Pada website ini terdapat foto kegiatan – kegiatan dari komisi hukum, lambang negara (burung garuda), simbol – simbol dari hukum (palu hakim,buku undang - undang) dan gedung dari komisi hukum tersebut.
b.      Pada Aspek : http://www.mofa.gov.vn
Warna : Website ini memiliki warna dasar putih, dominan biru, dan ada bagian dari tampilan berwarna merah – oranye.
Konten : Isi pada website ini terdapat, berita dari negara tersebut, terdapat aplikasi yang memudahkan untuk lebih mendapatkan informasi dari negara tersebut. Terdapat informasi tentang kegiatan dan pernyataan dari menteri, juru bicara.
Gambar : Pada website ini terdapat gambar – gambar dari pemandangan alam vietnam sendiri, dan juga terdapat peta dari negara tersebut. Terdapat lambang negara, lambang asean.

B.     Website pada Organisasi Swasta
Contoh :
a.      Aspek : http://www.nestle.co.id/
Warna : Warna dasar putih dengan dominan warna biru.
Layout : Tidak terdapat gambar pada background. Namun dalam situs terdapat tampilan lambang dari perusahaan tersebut.
Fasilitas yang harus ada : Semua fasilitas telah ada dalam situs ini.
Posisi menu dan berita : Dalam website ini posisi menunya ada dibagian atas,dan bagian samping kanan. berita terdapat pada bagian tengah tampilan. dan terdapat bagian iklan dalam tampilan sebelah kanan.
b.      Aspek : http://www.unilever.co.id/
Warna : Warna dasar putih dengan warna – warna tulisan yang variatif. Dan terdapat variasi warna oranye-pink dan biru.
Layout : Terdapat background, mungkin lambang dari perusahaan. Hanya background tersebut hanya berada pada tampilan bagian atas web.
Fasilitas yang harus ada : Dalam website ini sudah ada fasilitas semuanya.
Posisi menu dan berita : Posisi menu dalam website ini ada dibagian atas, dan posisi berita juga ada dibagian atas,jika di klik news info baru akan muncul.
Selain itu juga ada perbedaan lain pada organisasi paublik atau pemerintah antara lain :
A.     PEMERINTAHAN
ASPEK
Warna
Website resmi dari pemerintahan Indonesia ini di dominasi oleh warna merah dengan tulisannya juga dan sebagian tulisan pakai tulisan hitam.
Letak
Letak menu-menu lumayan baik, dengan tujuh pilihan utama dibagian atas atau di bawah header, bagian kiri atas ada video yang menampilkan tentang Indonesia, dan bagian tengah terdapat berbagai informasi mengenai berita terkini Indonesia beserta gambarnya.
Filosofi
Filosofi mengenai website ini adalah tampilannya yang berwarna merah merupakan bagian dari bendera Negara Indonesia, dan memakai lambang garuda pancasila sebagia symbol dari jati diri negara Indonesia dan semboyan bhineka tunggal ika.
Fasilitas yang Ada
Terdapat fasilitas yang cukup memadai dari website ini, dimana terdapat  menu mengenai info tentang Indonesia, informasi tentang persiden dan wakilnya, kabinet Indonesia bersatu jilid ii, produk hokum, pidato, istana. Informasi tersebut bisa diaksese siapa saja yang ingin mengetahui lebih jauh tentang Negara Indonesia.

B.     PERUSAHAAN
Aspek
Warna
Website resmi PT Pertamina ini di dominasi oleh warna biru muda sebagai bagroundnya, dengan tulisan warna biru dan merah
Letak
Letak dari menu cukup baik dengan desain website yang sederhana, dan dibagian atas terdapat gambar mengenai pertamina yang setiap detiknya bisa berganti-ganti.
Filosofi
Website ini menggunakan logo pertamina dibagian kanan atas dimana itu mengindikasikan sebagai perusahaan milik Indonesia.
Fasilitas yang Ada
Terdapat beberapa pilihan menu utama yang dapat diakseses pengunjung unuk mengetahui mengenai produk apa saja yang ada di pertamina ini.



Contoh perbandingan web pemerintah dengan swasta:

1.    Mengamati situs website pemerintah kota jakarta selatan
Pemerintah dalam menjalani tugasnya untuk memenuhi kebutuhan rakyat itu merupakan sebuah keharusan yang diamatkan oleh UUD 1945. Dengan zaman sekarang yang tentunya media sangat dibutuhkan oleh Pemerintah dan masyarakat, tentunya dengan media yang mampu membuat masyarakat bisa menjalankan komunikasi yang lancar dengan pemerintah kota setempat.
Proses komunikasi yang lancar menandakan bahwa terjalin suasana kondusif antara yang dipererintah dan memerintah. Penggunaan jasa internet yang saat ini memberikan kemudahan bagi Pemerintah dan masyarakat untuk mengkomunikasikan kebijakan serta memudahkan masyarakat untuk mengenal pemerintah, tempat tinggalnya, terkait dengan kebijakan pemerintah pusat untuk mengembangkan proses e-government tentunya sangat cocok untuk mempraktekan pemerintahan yang berbasis teknologi komunikasi.
Pemerintahan kota Jakarta Selatan yang dipimpin oleh Bapak Walikota Syahrul Effendi, SH, Msi dan Wakil Walikota H. M. Anas Effendi SH, Msi memiliki website khusus untuk mengetahui berita-berita tentang Jaksel. Terkait dengan Website itu dapat diamati memang tidak mudah untuk selalu meng-update berita-berita tertentu tetapi memang sudah keharusan agar terciptanya kondisi komunikasi 2 arah yang baik.
Profil Walikota yang lengkap dengan segala biodata dan pengalaman hidupnya tercantum dengan lengkap. Kondisi tampilan website terkait tidak terlalu buruk dengan disisihkan gambar-gambar  budaya betawi dan lambang kota jakarta itu sendiri. Melihat adanya video terbaru menandakan memang setiap adanya kegiatan yang terkait tersimpan dan terpublikasi dengan baik. Selain itu, web ini memiliki pembagian khusus berita-berita pembangunan, pemerintahan, kesejahteraan dan ekonomi.

2.      Mengamati situs website milik swasta PT. Indofood
PT. Indofood adalah salah satu perusahaan besar di Indonesia yang menjadikan makanan instan sebagai penjualannya. Dengan adanya situs Website terkait tentunya memudahkan masyarakat dalam mengetahui semua tentang perusahaan tersebut. Dengan mengamati website terkait dapat disimimpulkan bahwa website ini sangat kreatif dan memiliki karakteristik berbeda. Mungkin sebagai perusahaan swsta yang memiliki SDM yang terpilih untuk mengelola website ini memang handal dalam teknologi informasi.
Perusahaan yang bergerak di bidang pangan ini memiliki web yang begitu update segala jenis pangan yang perusahaan itu jual memiliki identitas masing-masing. Selain itu, adanya halaman khusus untuk menarik para investor untuk membeli saham mereka terkait dengan strategi atau rahasia perusahaan yang menjadikan saham sebagai penjualan kepada investor lebih memilih dalam pendekatan yang lebih intensif kepada investor dan perusahaaan.
Perusahaan yang memiliki web khusus menjadikan sebagai proses pengenalan kepada masyarakat untuk daya tarik produk yang mereka jual agar masyarakat lebih terbiasa dalam mengenal mereka. Tetapi memang di Indonesia ini masyarakat tertentu yang bisa mengakses web ini, tentunya mereka juga berperan penting dalam membangun negeri ini dengan juga menjadikan produk Indonesia terkenal di luar negeri. Website Indofood juga memiliki diagram untuk nilai tingkat saham, kondisi ini menekankan bahwa diperjelas oleh diagram dan data statistik. Perusaahaan terbesar di Indonesia ini tentunya dalam menjaga kondisi web mereka selalu update karena disisi lain untuk komersial serta eksistensi mereka di dunia maya.

Situs web (bahasa Inggris: web site) atau sering disingkat dengan istilah situs adalah sejumlah halaman web yang memiliki topik saling terkait, terkadang disertai pula dengan berkas-berkas gambar, video, atau jenis-jenis berkas lainnya.
Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti internet, ataupun jaringan wilayah lokal (LAN) melalui alamat internet yang dikenali sebagai URL. Gabungan atas semua situs yang dapat diakses publik di internet disebut pula sebagai Waring Wera Wanua atau lebih dikenal dengan singkatan WWW. Meskipun setidaknya halaman beranda situs internet umumnya dapat diakses publik secara bebas, pada prakteknya tidak semua situs memberikan kebebasan bagi publik untuk mengaksesnya, beberapa situs web mewajibkan pengunjung untuk melakukan pendaftaran sebagai anggota, atau bahkan meminta pembayaran untuk dapat menjadi aggota untuk dapat mengakses isi yang terdapat dalam situs web tersebut, misalnya situs-situs yang menampilkan pornografi, situs-situs berita, layanan surel (e-mail), dan lain-lain. Pembatasan-pembatasan ini umumnya dilakukan karena alasan keamanan, menghormati privasi, atau karena tujuan komersil tertentu.
Sebuah halaman web merupakan berkas yang ditulis sebagai berkas teks biasa (plain text) yang diatur dan dikombinasikan sedemikian rupa dengan instruksi-instruksi berbasis HTML, atau XHTML, kadang-kadang pula disisipi dengan sekelumit bahasa skrip. Berkas tersebut kemudian diterjemahkan oleh peramban web dan ditampilkan seperti layaknya sebuah halaman pada monitor komputer.
Halaman-halaman web tersebut diakses oleh pengguna melalui protokol komunikasi jaringan yang disebut sebagai HTTP, sebagai tambahan untuk meningkatkan aspek keamanan dan aspek privasi yang lebih baik, situs web dapat pula mengimplementasikan mekanisme pengaksesan melalui protokol HTTPS.

SUMBER :
http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_web (Diakses pada tanggal 17 November 2013)
http://9h13.wordpress.com/2011/11/29/perbedaan-website-luar-dalam-negri-pemerintahan-perusahaan-pribadi/(Diakses pada tanggal 17 November 2013)

 

Jumat, 15 November 2013

Pengolahan Data dalam Sistem Informasi Manajemen






Pendahuluan

1. Latar Belakang
            Pengolahan data dilakukan  dengan menggunakan metode tertentu, sebelum mengolah data maka diadakan pengumpulan data untuk mencari data yang diperlukan agar suatu system inpormasi yang dihasilkan nanti tepat dan tidak mengada-ada. Dalam pengolahan data diperlukan proses dari awal hingga akhir dan sampai pada inpormasi yang utuh, dalam proses itu perlu diperhatikan unsur pengolahan data dan juga besar  kapasitas informasi yang akan diperoleh.
            Dalam pengolahan data itu bisa unsure-unsur itu di lakukan secara keseluruhan atau diambil dan dipakai sebagian, ada juga metode-metode yang di gunakan di dalamnya, baik itu dalam organisasi atau perusahaan.tentu masing-masing metode  mempunyai kelemahan dan kekurangan.

2. Batasan Masalah
            Dalam makalah ini, sesuai dengan judul maka kami akan membahas masalah yaitu:
Ø  Pengertian dari pengolahan data dari system inpormasi manajemen
Ø  Proses pengolahan data dan unsure-unsurnya
Ø  Metode yang digunakan, kelebihan dan kekurangannya

Pembahasan

A Pengertian Pengelolaan Data
            Pengelolaan Data adalah kegiatan atau operasi yang direncanakan guna untuk mencapai tujuan. Dalam pengelolaan ini di dalamnya ada kegiatan yang di lakukan oleh pengelola data guna untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan bersama atau pun secara pribadi.dalam pengelolaan itu melibatkan manusia sebagai pelaksana dan dapat menyimpan data yang ada dan didapat dari informasi pengambilan keputusan, selain itu juga ada alat bantu mungkin berupa computer yang yang ada di lapangan. Dengan alat bantu tersebut semua data-data yang ada dapat diproses dan di jadikan sebuah informasi.

B. Unsur-Unsur Pengelolaan Data
            Proses pengelolaan data dapat melibatkan secara keseluruhan atau sebagian dari unsure-unsur pengelolaan data berikut: 
  1. Pengumpulan Data (Data Capturing)
Pengelolaan data merupakan aktifitas penangkapan data dari dalam dokumen dasar. Dokumen ini merupakan lembaran isian data yang diisi oleh petugas atau orang lain secara langsung. Tentang dokumen diisi dan dirancang dengan jelas, mudah diisi dan dapat meminimalisir kesalahan data.
  1. Pembacaan (Reading)
Pembacaan data adalah proses pembacaan data dari dokumen dasar yang digunakakn agar dapat diproses lebih lanjut. Proses pembacaannya dapat dilakukakn secara manual atau dengan menggunakan alat bantu berupa mesin.
  1. Pemeriksaan (Verifying)
Pemeriksaan perlu dilakukan hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan dari data yang di baca dari dokumen dasar[1][1].


  1. Perekaman (Recording)
Perekaman data merupakan proses penyimpanan data yang di bacakan dan diferifikasikan kedalam alat penyimpanan berupa memori penyimpanan. Dalam system computer dapat di simpan data dimemori sekunder berupa disk, hard-disk dan lainnya.
  1. Penggolongan (Classifying)
Penggolongan informasi perlu dilakukan untuk memenuhi kebuthan informasi berdasarkan klasifikasi tertentu.
  1. Pengurutan (sorting)
Sorting selalu digunakan dalam pengelolaan data. Data-data itu perlu diurutkan agar informasi yang di hasilkan dapat dipahami, memudahkan pembaca dan pencarian informasi yang disajikan.
  1. Peringkasan (Sumarizing)
Peringkasan data dimaksut sebagai operasi untuk menghilangkan kemunculan data yang sama atau berulang dari sekumpulan rincian data sebagi basis data yang tersimpan dalam memory.
  1. Pehitungan (Calculating)
Perhitungan merupakan proses pengolahan data yang melibatkan seluruh operasi aritmatika.
  1. Perbandingan (Comparing)
Data-data dalam basis sumber data-data yang ada perlu dibandingakan dengan data-data yang lain untuk mengetahui posisi dan kondisi data dalam kesimpulan data yang direkam.
  1. Pemindahan (Transmitting)
Dalam suatu system jaringan computer perlu ada pengiriman data dari satu terminal ke terminal lain melalui media tranmisi data intuk diproses lebih lanjut.
  1. Penampilan Kembali (Retrieving)
Pada prinsipnya informasi yang ada merupan penampilan hasil kembali dari data-data yang telah disimpan disuatu tempat penyimpanan sebelumnya, dan untuk menapilan kembali diusahakan data-data itu dapat ditampilkan dengan cepat[2][2].

  1. Penggandaan (Reproductiont)
Penyajian informaasi, khususnya dalam bentuk hardcopy perlu dikendalikan agar informasi tersebut dapat dikirim ke seluruh pemakai, dengan tujuan agar infomasi itu tidak hilang.
  1. Penyebarluasan (Distribution)
Distribusi informasi dapat dilakukan  melalui media komunikasi data atau dikirim dalam bentuk hardcopy  kepada setiap pemakai dalam setiap daftar tebusan laporan.
           
C. Metode Pengolahan Data
            Ada empat metode yang digunakan dalam system pengolahan data yaitu:
1. Metode Manual
            Dalam metode ini semua proses pengolahan data dilakukan dengan tangan dan menggunakan alat bantu  yang sederhana seperti pensil, pulpen, penggaris, kertas kerja dan lain-lain.
2. Metode Elektromaknetik
            Dalam metode ini pengolahan data dikerjakan secara manual dan dibantu mesin elektronik sederhana. Contoh seorang kariyawan yang bekerja dengan menggunakan mesin cetak kolom.
3. Metode System Waarkat
            Dalam system ini pengolahan data dilakukan dengan system warkat, prinsip kerja system ini adalah data-data mengenai suatu objek dicatat dalam suatu kartu dengan menggunakan sandi lubang. Sejumlah kartu yang mengandung sejumlah data-data objek yang sama digabung untuk membentuk suatu berkas file.
4. Metode Elektronik Komputer
            Dalam metode ini keseluruhan proses data diolah dan dibantu dengan menggunakan alat yang makin tahun makain bertambah canggih yaitu computer. Semua data di input dan diolah berdasarkan kebutuhan yang diperoleh dan di lakukan juga penyimpanan agar suatu saat data itu dibutuhkan tinggal dibuka dengan segera dan cepat[3][3].
            Ada beberapa hal yang perlu dilihat dalam menentukan metode pengolahann data yang tepat menurut seorang system analyst untuk mampu memahami syarat-syarat pengolahan maupun kemampuan-kemampuan yang ingin dicapai dari setiap metode yang dipilih yaitu:
  1. Volume unsure-unsur data yang dimuat
  2. Kompleksitas operasi pengolahan data yang diperlukan
  3. Batasan waktu pengolahan
  4. Tuntutan perhitungan
D. Bentuk Pengolahan Data  Dalam Sturktur Organisasi
            Sistem impor masi dalam suatu organisasi dapat dibedakan menjadi tiga bagian ,yaitu Sentralisasi, Disentralisasi dan Distribusi. Tentu saja dalam sitiap betuk system itu mempunyai kelebihan dan kekurangan antara yang satu dengan yang lain. Oleh karena itu bentuk pengolahan data yang tepat untuk mengolah suatu data perlu dipertimbangkan dan dipilih agar suatu informasi yang dihasilkan efektif dan sesuai dengan bentuk organisasi yang melaksanakanya.
a. Sentraliasasi
            Pengolahan data sentralisasu adalah suatu pengolahan data yang dilakukan oleh suatu bagian yang terpisah dalam struktur organisasi yaitu bagian pengolahan data elektronik dan dibawak kendali pimpinan pusat. Atau dapat juga dilakukan oleh
  • Suatu biro jasa diluar organisasi yang merupakan suatu  perusahaan terpisah diluar organisasi yang memberikan pelayanan untuk mengolah data.
  • Fasilitas pembangunan waktu bersama yang diberi atau disewa bersama
  • Suatu susunan manajemen pasilitas dimana suatu perusaaan mengambil alih pelaksanan operasi pengolahan data dalam organisasi tersebut.
Bentuk pengolahan data sentralisasi dalam sturktur organisasi mempunyai keuntngan dak factor pendukung.


1.  Penghematan khusus dalam pengadaan personalia
Dalam system sentaralisasi dalam pengadaan personalia untuk pengolahan data difokuskan pada bagian pengolahan data elektronik.masing-masing unit cukup dilengkapi dengan sebuah terminal yang digunakan untuk mengakses data. Dari server pusat.
2        Penghematan karena meniadakan pengembangan system yang ganda.
Dalam system sentaralisasi pengembanan system dapat dilakukan sekaligus oleh pengolahan data  elektronik. Oleh karenanya pengadaan system yang ganda dapat dihindari.
3        Mamfaat karna standarisasi
Pengembangan system dalam sentralisasi dilakukan oleh satu pihak saja, yaitu bagian pengolahan data sentralisasi, hal ini akakn memberikan keuntungan karena gaya desain system pengolahannya cenderung standar,
4        Mamfaat karna system yang seragam
Adanya keuntungan yang standar akan memberikan keuntungan berupa keseragaman desain system[4][4].

Kekurangan dalam pengolahan data sentralisasi
1        Pengolahan data dilakukan oleh satu orang yang memungkinkan tingkat keefektifannya diragukan.
2        Data-data yang ada dari bebagai unit itu dikelolah oleh orang  pusat, yang mereka tidak mengataui sikon tempat tersebut
3        Kecepatan dalam hasil pengolahan data mungkin terkendala
4        Dalam system ini kemungkinan gaya dari pengolahan data cenderung standar,sehingga sulit untk kreatif

b. Desentralisasi
            Pengolahan data desentralisasi adalah pengolahan data dilakukan oleh bidang –bidang organisasi yang bersifat fungsional otonomi. Fungsi organisasi yang bersifat fungsional otonomi adalah akutansi, keuwangan, personalia, rised dan pengembangan.
            Keuntungan dan factor-faktor yang mendukung desetralisasi pengolahan data dalam struktur organisasi adalah.
1)      Pelayanan yang semakin baik, karena kepekaan terhadap kondisi lokasi.
Orang yang terlibat dalam pengolahan data betuk disentralisasi adalah mereka yang paham dalam bidangnya.hal ini akan mampu meningkatkatkan pelayana  semakin baik, karena permasalahan yang dihadapi adalah permasalahan sehari-hari.
2)      Kebijakan desentralisasi dalam manajemen
Manajemen pada tingkat tinggi akan lebih cenderung memberi tugas dan wewenang serta tanggung jawab kapada bawahannya.termasuk didalamnya pengolahan data.
3)      Kelangkaan yang sama di antara fungsi dan unut-unit organisasi yang mempersulit dalam standarisasi system.
Pada dasarnya setiap unit dalam organisai jarang mempunyai kesamaan, baik dalam fungsi, peran, pekerjaan dll. Ini berarti tidak mungkin mengembangkan system yang seragam.

Kelemahan dalam system pengolahan data desentralisasi adalah
1)      Pengolhan data menggunakan banyak orang, sehingga jika satu unit kerja lamban maka informasi akan berhasil dengan pelan
2)      Adanya menimbulkan kemalasan atau kurang tanggung jawab pada pihak atasan yang selalu melempar tugas kebawahan
3)      Jika atasan membri tugas kebawahan yang kurang mengerti daan paham tentang tanggung jawabnya maka tugas-tugas yang diberi kebawahan yang punya bagian tadi tidak dapat diperoleh hasil yang memuaskan[5][5]
           
c. Distsribusi
Dalam system pengolahan data distribusi data-data disebarkan kebagian-bagian, kemudian bagian itu dikumpulkan dalam satu perkumpulan secara logiks dan di awasi oleh bagian yang mempunyai peringkat lebih tinggi sehingga membentuk satu kesatuan.
Keuntungan bentuk pengolahan data distribusi adalah
1        Dapat menimbulkan biaya-biaya
System ini akan mampu memberikan penghematan daya-daya baik dalam bidang personil. Hal ini tentu mengakibatkan semakin banyaknya dipakai system distribusi ini.
2        Mempersingkat waktu respon untuk memperoleh data-data. Data yang yang dioah dalam system distribusi adalah data yang di terima dari masing-masing unit. Ini berarti memperoleh data-data lebih cepat.
3        Pengontrolan pada data lebih krits dan cermat
Pada masing-masing unit bertanggung jawab terhadap data-data dan kelangsungan pengolahan data dan keberhasilannya, dengan di awasi oleh orang yang mempunyai tingkatan yang leebih tinggi dari dari pada orang yang mengolah data sehingga kecermatan dalam data-data yang kritis itu lebih tinggi.
4        Kempuan back up data yang lebih efektif
Dalam system ini back up data akan lebih efektif. Karena masing unit akan bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan kepentingan unit itu sendiri.

Kelemahan bentuk pengolahan data diteribusi
1        Dalah system ini pemamfaatan orang lebih banyak dan ada keterpaksaan orang dalam mempokuskan tenaganya dalam mentyelesaikan pekerjaan dengan cepat.
2        Jika terjadi keterlambatan dalam menyiapkan data oleh satu unit saja maka informasi data bisa dikatakan gagal dalam kecepatannya.
3         Jika dalam pengawasan antara atasan dengan bawahan tidak sepaham maka akan kemungkinan muncul komplik dalam perkumpulan yang menyatu tadi.

Penutup

A. Kesimpulan
            Pengambilan keputusan informasi sangat penting, dalam pengolahan data maka perlu di ambil metode yang tepat dan sesuai dengan kemampuan oraganisasi atau suatu lembaga, maka disana butuh data-data yang digunakan untuk di olah, butuh peninjauan data, penduplikasian data yang menghindari kekeliruan, dan pengiriman data kepada orang yang perlu atau mebutuhkan data itu.


B. Saran
            Jika suatu informasi disusun dalam bentuk hal yang bagus dan sesuai dalam bentuk-bentuk yang telah ditetapkan maka, system informasinya akan berjaln dengan baik.


Daftar Pustaka


Edhy Sutanta, 2003, System Imformasi Manajemen, Yokyakarrta: Graha Ilmu
Htt/ Pengolhan data system inpormasi manajemen. com






[1][1] Edhy Sutanta, System Imformasi Manajemen, (Yokyakarrta: Graha Ilmu, 2003) hal 24
[2][2] Edhy Sutanta,Ibit, hal 25
[3][3] Htt/ Pengolhan data system inpormasi manajemen. com
[4][4] Edhy Sutanta,0p citt, hal 29
[5][5] Htt/ Pengolhan data system inpormasi manajemen. com